PILOSOFIS PERKAWINAN NYAI ENDAS BULAU LISAN TINGANG DENGAN RAJA GARING HATUNGKU MENURUT AGAMA HINDU KAHARINGAN

Oktober 29, 2009 at 4:14 pm (Artikel, Karya Ilmiah)

PILOSOFIS PERKAWINAN NYAI ENDAS BULAU LISAN TINGANG DENGAN RAJA GARING HATUNGKU

MENURUT AGAMA HINDU KAHARINGAN

Oleh

Pranata

Menurut ajaran Agama Hindu Kaharingan upacara perkawinan adalah suci  dan harus dilaksanakan oleh setiap pasangan yang akan hidup berumah tangga yang mempunyai kesadaran tentang tanggung jawab  sebagai suami dan istri dan yang paling penting adalah bagaimana suami istri tersebut mempu mengedepankan ajaran agama. Hal ini seperti yang tertuang dalam Kitab Suci Panaturan Pasal 19 ayat 3 yaitu :      Ewen due puna palus lunuk hakaja panting baringen hatamuei bumbung, awi ewen sintung due dapit jeha ije manak manarantang hatamunan aku huang pantai danum kalunen ije puna ingahandak  awi – Ku tuntang talatah panggawi manjadi suntu akan pantai danum kalunen. selanjutnya adalah tentang makna perkawinan  Nyai endas Bulau Lisan Tingang dan Raja Garing Hartungku sebagaimana yang tertuang dalam pasal 30 ini menuturkan tentang anak dari Raja Tantaulang Bulau yaitu Nyai Endas Bulau Lisan Tingang yang kesohoran kecantikannya yang sampai juga kepada Raja Uju Hakanduang. Lalu mereka berpikir bahwa hanya Garing Hatungku yang mampu mencari semua yang diminta oleh Nyai Endas Bulau Lisan Tingang. Setelah itu Raja Uju Hakanduang turun menuju Bukit Batu Nindan Tarung menyerahkan alat-alat hakumbang Auh. Setelah semuanya sudah dimufakatkan dan waktu pelaksanaan sudah ditetapkan, maka Raja Uju Hakanduang pulang kembali menuju tahta kemuliaannya. Mendekati waktu yang telah dimufakatkan pada saat upacara meminang maka Raja Uju Hakanduang datang lagi untuk menanggar janji waktu pelaksanaan perkawinan. Sudah tiba saatnya mereka akan melasanakan upacara perkawinan, maka Raja Uju Hakanduang memberitahukan terlebih dahulu tentang keberangkatan mereka kepada Ranying Hatalla Langit. Kemudian Ranying Hatalla Langit berfirman. “ Laksanakan oleh kalian upacara untuk Raja Garing Hatungku, disana kalian mamelek sinde uju dan nanti aku akan datang pada upacara itu, karena mereka berdua berjanji dihadapanku “. Setelah upacara dilaksanakan maka diadakan acara Haluang Hapelek yaitu disebut pelek Rujin pengawin semua pelek pengawin seperti yang diucapkan yaitu :

–               Kalata Padadukan

–                Duhung Tejepan Pandung

–               Rabayang Kawit Kalakai

–               Gundi Lumpang Tusu

–               Gahuri nutup sangku

–               Tabasah Sinjang Entang

–               Ehet Peteng Sabangkang, Pisau Pantun Sabangkang.

Pelek Rujin pangawin inilah yang menjadi contoh dari Ranying Hatalla Langit untuk manusia turunan Raja Bunu. Dan pelek kawin inilah yang menjadi awal perempuan ada jalan hadatnya atau ada mas kawinnya. Setelah semua selesai Raja Uju Hakanduang berpesan kepada Raja Garing Hatungku agar melaksanakan pantangan selama tujuh hari tujuh malam. Setelah berakhir masa pantangan, Nyai Endas Bulau Lisan Tingang merasa kurang senang kepada suaminya, karena mas kawinnya belum dilengkapi oleh suaminya, yaitu Banama Bulau Pahalendang Tanjung, Anjung Rabia Pahalingei Luwuk dan Bukit Lampayung Nyahu, dan berkata pula Nyai Endas Bulau Lisan Tingang, kalau engkau suamiku mampu mendapat semua permintaanku demikian pula manusia nantinya mampu memeliharanya, maka mereka akan dapat hidup sampai selama-lamanya.

Berdasarkan permintaan dari Nyai Endas Bulau Lisan Tingang tersebut, maka dimplikasikan dalam kehidupan umat manusia di Pantai Danum Kalunen ini, maka permintaan tersebut berwujud Peti Jenazah dimana hal ini melambangkan bahwa perkawinan ini nantinya tidak akan terpisahkan oleh apapun kecuali kematianlah yang memisahkan, dan Mampu memberikan anak keturunan yang berbudi pekerti luhur dan gagah berani.

Bila Raja Garing Hatungku berangkat yang dibekali oleh istrinya tujuh ruas bambu lamiang, sebuah rambat Behong uang Aeng , Sirat Tatai Hatuen Nyaring. Dan tibalah ia disebelah Bukit yang berada di Kokosongan alam luas, dan disana terdapat sebuah pohon kayu diatasnya yaitu Kayu Erang Tingang , Bulus Andung Nyahu. Dari atas puncak Kayu Erang Tingang, Bulus Andung Nyahu tersebut, terlihatlah Bukit Bulau Lampayung Nyahu dan Banama Bulau Pahalendang Tanjung, Anjung Rabia Pahalingei Luwuk. Lalu Raja Garing Hatungku bersabda dalam kekuasaannya kekuatan dan penciptaannya, menghimpun semua yang diminta istrinya dan dimasukan didalam supu Bulau , supu hintan, yang telah menyatu dengan Nyalung Kaharingan Belum. Setelah Raja Garing Hatungku mengucapkan pujian suci Tukiii tingang lalu terlepas Luhing Salengkat lawungnya dan berubah menjadi Kuwung Bulau Sangkalemu. Setelah itu putus lagi Ulai Telun Penyangnya dan berubah menjadi Darung hanjaliwan, selanjutnya lepas pula panatau penyang karuhei dan berubah menjadi burung kangkang Bulau Sangkalemu . Setelah satu ruas bambu lamiang langsung kejadian menjadi Depung Bulau Sangkalemu . Dan rambat Behong Uang Aeng berubah pula menjadi Bajang Kalingkai Lawung, selanjutnya Bajang Kalengkai Lawung kembali berubah menjadi Karangking Penyang Karuhei tatau. Berasal dari kejadian ini , dalam kehidupan manusia apabila pada saat bertandang, pergi jauh atau melaksanakan perkawinan terdapat Duhung Bajang, Kuwung, Hanjaliwan, Depung, Kangkang, maka mereka harus melaksanakan secara khusus kurban suci kepada Dahiang menuju Raja Garing Hatungku. Lalu Raja Garing Hatungku pulang menemui istrinya dan menyerahkan pelaku istrinya yang benda didalamnya supu Bulau, supu intan yang mengandung Nyalung Kaharingan Belum. Sejak saat itu hubungan mereka sangat baik dan dipelihara bersama untuk selama-lamanya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: